The Sky and Me

October 14th, 2006 by periwinklelover

"Eh, liat deh…awannya lucu bentuknya…!"
"ya……?"

"Eh, hari ini koq ga ada bintang ya?"
"m…."

"Eh sunsetnya bagus banget ya?"
"………."

sms: "Eh, liat ke langit SEKARANG!! full moon gede banget lho, kyk punya Cookie Monster!…hehehe ga penting ya?"
reply : "Ga pentiiing bangeeeet…!!!
(note: kejadian di hari terjadinya gerhana bulan yg baru2 ini)

Teman2 ini menyebut gw orang kurang kerjaan yang suka memberi informasi ga penting tentang keadaan langit.
"Liat aja sih loe Ra?… gw sih ga pernah perhatiin."

Well….berstatus sebagai penumpang kan memang ga perlu melakukan apa2 selain jadi DJ alias "tukang pasangin CD" dan ngajak ngobrol si pengemudi. Kalo udah ga ada yg diomongin trus mau ngapain? Nah… entah kenapa, gw suka aja ngeliatin langit. Trus berkomentar tentang bulan, bintang, awan, whatever… Membuat orang di bangku kemudi menoleh dengan pandangan "so what gitu loch?"

Apa boleh buat…. sangat dimengerti!
Tinggal di kota megapolitan seperti Jakarta, mana punya waktu buat ngeliat langit? Semua orang melihat ke depan, bergegas menerobos kemacetan sampai ke tempat kerja, diam di gedung dari pagi sampai malam, pulang…bergegas menerobos kemacetan sampai ke rumah, masuk kamar, bobo sampai pagi….
Melihat bintang dalam mimpi…!!

Memang….ga ada gunanya juga sih melihat ke langit.
Kalo orang jaman dulu kan melihat matahari dan bulan untuk menunjukan waktu, melihat bintang untuk menujukan arah. Sekarang…? kan udah ada kalender, jam, peta… GPS malah. Melihat bulan dan bintang hari gini cuma dilakukan oleh orang2 "kurang kerjaan" yang sentimentil, melankolis or superstitious. Yah… mungkin diperlukan juga sekali2 untuk membangun suasana romantis.

I dun think I’m that sentimentil… !
…..maybe a little sometimes….
but thats not the reason why i like looking at the sky.

Bagi gw… perubahan bentuk bulan dan awan, komposisi bintang, warna langit, adalah hal yang menarik…. as simple as that! Mungkin ada hubungannya dengan pekerjaan sebagai designer, "orang seni" :::tsahhhh……..:::

….dan merupakan kesenangan tersendiri untuk membagi hal2 yang menarik dengan orang di sebelahmu bukan….?? (walaupun mereka kelihatannya ga tertarik… :p)   :::sedih deh:::

point is… dun worry….
i’m not some freak who would climb up to the roof and watch the sky…!!!

it might be fun to do though……hehehe :P

Biru Langitku….!!

September 14th, 2006 by periwinklelover

Senin 4 Sept 2006
hari ini gw dapet invitation untuk menghadiri pengumuman lomba logo “Langit Biru - Udara Bersih Indonesia”. Lomba ini diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia… dalam rangka launching Bio-Premium, bensin tanpa timbal yang akan mulai beredar Januari Mendatang.
Gw dah masukin logo gw kira2 3 bulan yang lalu, tanpa kabar apapun, sampai2 gw udah lupa….udah lewat kali… ngga menang. Pas hari ini dapet invitation di email… wuaaa….jadi deg-degan…
menang ga ya? menang ga ya….??

Rabu 6 Sept 2006
Turun di depan entrance Hotel Dharmawangsa jam 10 pagi, tepat waktu. Tampaknya acara malah belum mulai tuh… tapi buanyak wartawan ya???
ada mobil ANTV, SCTV… de el el. Wuih…. tambah deg2an deh, apalagi gw dateng sendiri, karna undangannya emang cm buat 1 orang.
Duduk sendirian di deretan ujung, baris tengah…. mengikuti seluruh prosesi acara, dimulai dengan kata sambutan, lalu ada talk show tentang Bio Premium dengan beberapa mentri negara yang disiarkan langsung oleh Radio Pro3 FM, rasanya lamaaaa bangeeeet….

Setelah molor 45 menit, akhirnya tiba juga pengumuman lomba logo yg ditunggu-tunggu, layar backdrop yang tadinya tergulung di atas panggung pun dibuka…. traaaa…. Logo “Biru Langitku” muncul.

Tapi bukan punyakuuuwwww…. huhuhu…..

Nama pemenang pertama dan para pemenang lainnya pun dibacakan, ternyata gw masuk pemenang runner up bersama 4 orang lainnya…. ehehehe. Kami kemudian naik ke panggung untuk foto bersama, dan menerima hadiah dari bapak2 menteri. Pemenang pertama mendapat uang sejumlah 10 juta rupiah, dan 4 pemenang runner up masing2 mendapat 2.5 juta rupiah. Hey… not bad at all gurl…!

Oh ya, gw pemenang runner up tapi difotonya di tengah2 lho, sebelah Menteri Perhubungan Bpk Hatta Rajasa (tingginya ampir sama ama gw booo!, ada untungnya juga jadi yg paling mungil….haha:p).

I think I’ll be on the news today….!!! :P :: GR banget yax? ::

Duh, ga bisa berhenti senyum2 nih today….. :) (mirip orang jatuh cinta!)
It’s a happy day! bukan saja karna dapet hadiah duit, tapi bangga juga gitu, dari 300an logo yang masuk, setidaknya gw masuk 5 besar…!
Karya gw dihargai, plus dapet teman2 baru sesama pemenang.
It’s been a long time since i have this kind of excitement.

Mulai hari ini, sepertinya gw bakalan lebih rajin lagi ikutan design competitions model gini…
Who knows… someday I’ll be the first winner!!

Kamis, 6 Sept 2006
Senyum di wajahku sudah hilang….
kembali lagi dengan rutinitas kantor yang bejibun.
Yang kemaren itu apa cuma mimpi ya……… ?????

Renungan 17-an

August 17th, 2006 by periwinklelover

Harus diakui gw sama sekali bukan seorang nasionalis…
Gw benci upacara bendera, menurut gw memberi hormat pada bendera adalah hal yang konyol. Paskibra ga pernah jadi salah satu pilihan extrakulikuler. Gw ga suka mata pelajaran PMP, ketika namanya diganti jadi PPKN…tetep ga suka! Penataran P4 buat gw ga ada penting2nya. Mata kuliah Pancasila & Kewiraan cuma buang2 duit SKS, plus memperlambat waktu lulus. Bahkan kalo ada acara ber-syafaat "DOA BAGI BANGSA", gw diam2 menyelinap keluar (ngaku dosa…ampuni aku TUHAN)

Arti 17 Agustus bagi gw…?
kalo dulu waktu masih sekolah….artinya adalah siksaan, karna upacara benderanya lebih lama dari biasa (dan gw selalu ada di baris depan!!!!). Sekarang sih gw lebih bisa menghayati, karna 17/08 artinya………. LIBUR! hehehe….

Kenapa ya gw begitu? gw ini kalo di pelajaran pe em pe termasuk generasi muda yang apatis, tidak ingat perjuangan para pahlawan bangsa. Mungkin karna gw merasa belum benar2 merdeka? semakin lama malah semakin tidak merdeka. Sampai2 pake baju pun diatur… kasih seragam aja sekalian!
Kenyataanya…untuk beberapa wilayah di Indo, mau beribadah aja pake acara was2…
Trus…mo bikin KTP aja bayar!……. (eh, itu mah harus yax?)

Tapi… kalo inget kata merdeka…. seharusnya gw ini bersyukur….karna gw adalah orang yang MERDEKA, di tengah2 bangsa yang "merdeka", yang semestinya membagi KEMERDEKAAN gw buat orang lain. Suatu hal yang sering terlupakan……forgive me God.

Tampaknya gw harus lebih giat memupuk rasa nasionalisme nih…
tapi yang jelas… bukan dengan cara hormat bendera… xixixi.

SEKALI MERDEKA… TETAP MERDEKA!!!

ASL puhleeeeseeee….?

August 7th, 2006 by periwinklelover

I don’t noe if it’s the wrong thing to put my YM online icon on my friendster profile.
I put it there so my friends (note: MY FRIENDS!) can contact me anytime, since I’m online almost everyday at work. Most of my old friends might not have my mobile number, and I’m hoping to hear some news from them on my messenger.

But, now I aware that this profile is viewed by everyone, not just my friends, but their friend’s friends…
That’s why recently, I start getting instant messages from strangers…. Some are good strangers, but some are dickhead strangers. You noe…. Guys trying to pick up a girl from the net to have sex talk or cyber sex. Gosh… :::haree geneee???:::

Please, look at my profile guys….. Can you read….?
do I seem…even slightly…a girl who’ll be interested in a pervert???
Oh… I bet you don’t read, you just look at the photo and “boom”
…You’re ON!

Actually…. I don’t shut down all strangers.
Sometimes they can be a real friend, share the same interest, thoughts about love & life, share boring hours at work, or even share bussines…. Why not?? Afterall I do use Yahoo Messenger as a business tool at work. (So….don’t think that I’m jobless for going online everyday from 9 to 5)
And I do sometimes meet some of my friend’s friends on Friendster, one of them is a good friend of mine now. See…I don’t have problem with strangers… I think of them as “potential friend”.

But when you start this kind of conversation…….
“Hi…ASL please…. Wanna talk about sex??”
That’s when I lost my appetite…….. BIG TURN OFF.

Recently one of those guys got pretty mad when I told him to “get a life”
Hehehe…. Sorry Pal… Not that I’m trying to be “rese” as u said….
But I think u really need one… :) ::honestly::

I noe…..when we put our profile on the net,
Its a risk having these kinda people bugging in.
::sigh:: ….guess I’ll just have to take that risk.

Ps: Emangnya masih jaman ya… Gaya ASL please??

setaon nge-blog

July 26th, 2006 by periwinklelover

Pagi ini gw liat di deretan archive blog ada 2 July Archive,
artinya umur blog ini setahun sudah….

Ga kerasa…. dan ga nyangka… blognya masih exist sampe sekarang.
Padahal awalnya cuma iseng2 aja, ga yakin juga mau diisi tulisan apa.

Gw bukan penulis dan ga pernah ngerasa punya bakat nulis…
waktu SMA sih pernah nyoba bikin cerpen yang setelah gw baca2 lagi
“koq makin djayus?”, akhirnya masuk ke tong sampah!

Puitis juga tidak…. walopun seneng kalo dikasih puisi… ehehe.

Tapi ternyata ada juga ya yang baca blog gw ini…
beberapa respon yang masuk berkomentar bahwa blog gw lucu ::makasii::, ada juga yang mendukung gw supaya menulis buku…..??

Hah….? saya blogger… bukan writer…
yang gw tulis disini…. cuma celotehan seenak udel.
Bahasa indo campur english campur sari, belepotan, ga masyalah.
Ga ada yg peduli… :::Thanks God I’m Not Miss Indonesia:::
Nulis buku…? it’s a big deal !!!

Sebagai blogger ajah… sudah cukup.
As long as you’re still reading… I’ll keep on writing…
jadwalnya jangan ditanya…. sempetnya ajah…. :D

Thanks for reading my chatterbox…!! :)

My Daddy’s Book Empire

July 21st, 2006 by periwinklelover

Tanamkan Semangat Membaca Sejak Dini….

Slogan yang satu ini sepertinya sangat dihayati sepenuh jiwa raga oleh bokap gw…. sangat! Dan objek penanaman pertamanya tentunya adalah Gue, si sulung.

Sebagai anak dari bokap yang tergolong “Book Freak”, harusnya gw tumbuh jadi anak yang cinta buku…. bukan begitu bukan???
Belum tentuuuu….

Jadi ceritanya begini, waktu kecil dulu bokap gw suka sekali baca, tapi ga mampu beli buku. Waktu masih kuliah Arsitektur di Bandung, demi memenuhi kebutuhannya akan buku, beliau membeli buku2 bekas.
Dari situlah kisah My Daddy’s Book Empire dimulai.

Kecintaan akan buku2 bekas perlahan diupgrade dengan buku2 baru, sehingga ketika SD, gw udah bisa menikmati tinggal di “Rumah Buku”.

Di Living Room ada 4 rak buku besar dari lantai sampai langit2 sebagai partisi ke Guest Room, di tengahnya ada 2 meja kecil dengan rak buku dibawahnya. Di bawah sofa Letter L yang muat 12 orang, kalau joknya diangkat masih ada “Tempat Menyimpan Majalah2 Lama”.

Naik ke lantai atas, adalah perpustakaan pribadi bokap. Di ruangan 5 x 20 meter itu isinya 4 lemari buku besar 2 pintu, dari lantai ke langit2, dan 6 buah rak buku tinggi 1 meter.

Masuk ke kamar bokap, di sebelah lemari baju, ada lemari buku. Di atas komputer juga ada rak buku. Masuk ke dapur… ada rak buku resep… hehehehe.

Itu belum termasuk majalah dan buku2 yang ngga kebagian tempat yang tergeletak disana-sini. Oh ya… belum termasuk yg di gudang.

Buku2 apakah itu sampai segitu banyaknya….?
Well… ada buku2 arsitektur, konstruksi, interior, photography, manajemen, bisnis, kesehatan, tumbuh2an, komputer, buku rohani, alkitab dari berbagai macam versi, konkordansi, Dictionaries, complete series of Old Encyclopedia, sastra, puisi, catur, etc. etc. Dan segala macem majalah dalam dan luar negri dari taon 70an!!!

Dan apakah gw sudah pernah membaca semuanya……?
Tentu saja tidak…..!!! hehehehe….

Alasan utamanya bukan saja karna buat gw semua topiknya ga menarik,
tapi juga karna gw bakal gatel2 dan langsung pilek kena debu dan kutu buku2 tua.

Belom lagi cara bokap beliin buku buat anaknya, bikin gw tambah malez…lez..lez…
Menjelang Ebtanas, dijamin akan ada setumpuk buku2 kumpulan soal dari Matematika, Biologi sampai PMP dari taon sekian2, pemberian bokap.
Padahal dari sekolah gw juga dapet fotocopy-an segabrek, dan soal2nya samaaaaa persiiiis, cuma diulang2 tiap taon. Buat apa gw kerja 2 kali??
Akhirnya setiap abis Ebtanas ada 2 dus buku yang disumbangin, masih dalam keadaan mulusssss tak terbaca.

Bokap juga ga bisa tuh beli 1 buku aja untuk satu topik, jadi kalau dia mau beli buku tentang Autocad misalnya, sekali beli bisa 8 -10 buku dengan isi yang ngga beda jauh. Minggu depannya dia tambahin lagi 3-5 buku.
Hasilnya di akhir bulan bisa ada 30 buku tentang Autocad doank, dari yang besar dan tebel, sampai yang mirip pocket book.
Hasilnya…? Apakah dia sudah jago Autocad…?
Ngga juga sih, belum sempet semua buku2 itu dibaca, komputernya udah rusak duluan, lalu teknologi bergeser terus sampai akhirnya buku2 tersebut sudah ga berguna lagi karna ketinggalan jaman.

Pola yang sama juga terjadi dengan topik2 lainnya, misalnya “Cara Bermain Catur”, “Cara Menanam Tomat”, atau “Cara Bermain Internet”.
iiiih ngga penting bangeeeet siiiih…..

Buat gw yang punya prinsip hidup hemat yaitu “beli yang penting2 saja”
pemborosan semacam itu jadi tema berantem rutin yang lumayan seru.
Coz i think the amount he spend to buy those books can be equal to a damn good car….. maybe…. :p

Sehingga dampak negatif lain yang dihasilkan My Daddy’s Book Empire adalah………………….. I hate books….

* * * * * * *

Rasa sebal gw pada buku semakin menjadi, ketika kami harus pindah rumah ke Bogor. dan bokap bersikeras membawa koleksi bukunya itu ke rumah yang baru.

Bahkan setelah membuang separuh majalah2 dan buku2 tua-nya, masih dibutuhkan sekitar 60 kardus besar buku yg beratnya masing2 setara dengan anak gajah, dan 3 kali angkut dengan truk barang!!
Kemudian dibutuhkan 2 bulan untuk membereskan ribuan buku itu, sampai semuanya masuk ke lemari dan gudang sesuai dengan kategori masing2.
Selama 2 bulan berturut2 gw pilek terus ga sembuh2. Dan ketika semua buku2 itu ga muat masuk dalam lemari… maka dus2 buku pun disusun rapi, tumpukin kasur diatasnya…. dan…….”Voilaa… Say hi! to my new Ranjang”

Sampai hari ini total sudah 5 kali gw pindah rumah, dengan kerepotan yang sama. Setiap kali pindah ada ratusan buku dan majalah yang mau ga mau harus diloak karna sudah ga ada tempat lagi. Dalam hati kasian juga sih liat bokap yang sepertinya ga rela melihat koleksi berharganya raib, tapi di sisi lain lega juga…. mengurangi beban pindahan… hehehe.
Setelah pindahan yang terakhir, koleksi buku bokap sepertinya tinggal 20 dus yang cukup menempati gudang lantai atas saja, sementara koleksi buku2 kesayangannya tetap di kamar tidur.

Tapi yang namanya Cinta….. emang ga ada matinyaaa….
Objek pembelian buku yang sekarang, korbannya adalah My Brother… !!
Bokap yang terobsesi anaknya jadi Animator, membeli buku2 animasi 3D & Video Editing dari berbagai penerbit, dari yang 30 ribuan, sampai 300 ribuan.
Padahal adik gw itu ga pernah mau baca, katanya ga penting… udah dapet di kampus, tapi tetep aja dibeliin terus. Saat ini sudah ada 1 lemari baru khusus buat buku2 itu, ditambah dengan puluhan CD program dan tutorial tentang animasi, texture & video editing…. yang rata2 “ga penting”.
Kalo gw itung2 nilainya, semuanya mungkin bisa mencapai 5 juta.
Sementara keadaan ekonomi keluarga kita, bisa dibilang… dalam keadaan “ikat pinggang”. Bisa bayangkan betapa gemesnya gw…….???

Kemarin lusa…. sekali lagi gw ribut dengan bokap gara2 buku!
Diakhiri dengan ancaman, bahwa gw akan menjual kembali semua buku2 yang ia beli.
Somehow i think…. I’ve hurt his feelings with my words….
I’m sorry Dad…. :( I Love You… I do….
I thank you for everything you’ve done.
I just hate Your Love for Books…….!!! can’t help it.

Do you think I’m weird………………..??? or shallow……….???
i like guys who read books…. i think they’re sexy.
gw juga suka baca koq… gw hanya ga suka beli buku yg ga penting2 amat!!!

some friend says…. the ones you hate… are usualy the one you’ll get.
so… most probably i’ll get a husband, who’s also a “book freak”.
my….oh my…. another episode of The Book Empire huh????

wish me luck then…….. huehehehehehehe…….

Hello… BlaBla… Thank You

July 17th, 2006 by periwinklelover

Menurut tata krama bertelepon yang baik,
untuk menyudahi pembicaraan di telpon,
harus diakhiri dengan kata2 terima kasih…
atau kata2 penutup lainnya yang sopan.
Tidak membanting telepon…
atau menutup telepon ditengah2 pembicaraan.

Orang2 yang berpendidikan seharusnya tau hal ini.
Tapi kenapa ya gw akhir2 ini sering menemukan orang2 yang terpelajar, bahkan sekolah di luar negri… punya title MBA (bukan Married By Accident), malah ga punya tata cara bertelepon yang baik. Terutama kalau berbicara dengan orang yang mereka anggap derajadnya lebih “rendah”. Entah karna tingkat ekonomi yang lebih rendah, tingkat pendidikan yang lebih rendah, atau posisi orang itu sebagai bawahan.

Baru2 ini salah seorang rekan kantor pun curhat…
ada lagi klien yang nyebelin banget … terutama kalo ngomong di telp.
Temen gw ini males banget ngomong sama si tante “Lion Head”
(itu sebutan kita untuk tante2 tajir yg suka disasak tinggi… hehehe)

Pertama : karna dia suka pake kata2 “YOU” dengan nada bossy.
gayanya sok bule banget mentang2 anaknya lulusan luar negri (anaknya lho bukan dianya), atau seakan2 dia bos yang boleh nyuruh2 karyawan disini seenak hati.

Kedua : karna nada bicaranya yang jutek & arogan, serasa Jakarta milik dia.
::okay, maybe yes… u’re so damn rich… so what gitu loooh?::

Tapi yang ketiga bener2 bisa bikin orang naek darah…
Sementara temen gw ini berusaha menjelaskan persoalan kenapa barang yang dipesan kemungkinan tidak bisa sampai pada jam 12, dengan juteknya dia potong…
“Pokoknya YOU anter aja kesini jam 12, selain itu saya ga ada!!”
“CLICK..!!” Telpon langsung diputus tanpa ba bi bu…..
teman gw bahkan BELUM SELESAI BICARA…..!!!

Gw jadi ikutan panas!! soalnya beberapa minggu yang lalu gw juga dapat perlakuan sama dari salah seorang klien.
Okay… people make mistakes sometimes…
but should you be such a “bitch”..??
Dari merasa ga enak hati dan mau menebus kesalahan (walopun bukan sepenuhnya salah gw), malah berbalik jadi pengen nabok !!

Even if u own the world … you shouldn’t talk like that.

Hello… Mrs. LiOn HEad…
no matter how big your hair is
or whatever your title is…
for me… you are still… “kampungan”!!

Thank You…

:::Click:::

u lazy girl…!!!

July 2nd, 2006 by periwinklelover

being sick for weeks… can put you in dangerous hibernation mode.

yeap, berhubung kata dokter gw ga boleh cape2, ga boleh makan yang spicy, crispy, dan segala yg enak2 ithuu.
sepertinya gw jadi keterusan parno!!!
this is not good…… hidup jadi ga efektif.

minggu pertama setelah sakit bisa dimengerti kalo badan masih lemes, susah naek2 tangga (jadi kehabisan napas gitu bo… serem juga sih) alhasil gw jadi males naek turun tangga di kantor, apa2 suruh OB, kalo ada klien dateng di ruang meeting bawah… kadang gw melempar tugas ke rekan lain.. hohoho.
Jalan jauh2…naik busway? aduuh ntar bisa kecapean…jadi setiap pagi diantar sampai ke depan kantor ma bokap!
Dateng lebih siang ke kantor juga sedikit banyak dapat dimaklumi…
hasilnya gw jadi malezz bangun pagi (sebelumnya juga emang dah males, tapi semakin menjadi2).
Bahkan untuk mikir pun rasanya koq capek yaaaa???
Kalo hari sabtu & minggu… bawaannya mau tidur nonstop.
I think I’m getting lazy here….

Sebenernya kaki gw juga gatel pengen jalan2 sih. Jadi minggu lalu, merasa sudah sembuh…jalan2 lah gw ke Pondok Indah Mall, Senayan City, Plaza Senayan, makan Tamani’s Chicken Maryland (melanggar pantangan gorengan), nonton Tokyo Drift dan sukses tepar besok lusanya. Siang2 di kantor badan gw tiba2 anget… , dengan Semangat Parno ‘45, gw minta ijin pulang saat itu juga, dan di rumah langsung bobo kyk orang pingsan… haha.
Untungnya ngga kenapa2 deh… amit2 klo sampe Typhus V.

After that incident, I’m back to hibernation mode….

Gw akan merasa bersalah sama tubuh gw, kalo gw ngantuk dan ngga dibawa tidur, atau kalau jadi cape setelah melakukan perkerjaan2 gw, atau kalau mikir kebanyakan…. doh? (lama2 bisa jadi oon nih)
Seems like my body…or my mind?…wanted life to be easier, just because i was sick….

well… i hope this “lazy girl” won’t stay long…
kemaren sih dah dikasih motivation boost ala seafood…. HOW?
Dengan makan Kepiting Jumbo Saos Tiram yg rasanya ternyata kurang nikmeh tanpa sambel mangga plus kecap. Begitu juga dengan Pizza tanpa saus cabe dan undangan santap makanan Manado di Beautika yg sangat berat ditolak.
Jadi rasanya termotivasi untuk cepat2 sembuh total dan get back on track, supaya bisa kelayapan dan berwisata kuliner lagiii…..
Saya rinduuuuu sambaaaal……

Wish me well my frenz…

Thypus IV - the sequel

June 20th, 2006 by periwinklelover

hampir setahun yang lalu, waktu gw kena Typhus untuk yg ke3 kalinya.
Beberapa teman termasuk dokter sudah memberikan warning keras “Jangan sampe Thypus yang ke4 kalinya loh Ra, ntar bisa “lewat”….!!”

Well… guess what…
gw baru saja sembuh dari Typhus gw yang ke-4.
Puji Tuhan… Gw Masih Hiduuuup!!!
entah kyk apa bentuk usus gw sekarang,
kemungkinan mirip renda… hehehe.

Heran, gw paling benci dgn penyakit yg satu ini….
tapi kenapa dia Cinta banget ma gw yaaaa….??

Sebelum gw dicintai penyakit ini, seumur2 gw blom pernah masuk RS.
Malah dulunya gw berikrar ga bakalan mau diopname, terutama diinfus, sampai waktunya tiba, yaitu waktu melahirkan anak pertama.
Cuh… kandas deh cita2.

Yah… gw cuma berharap ga akan ada Typhus Part 5 …!!!
dibilangin apa aja gw nurut deh….
terakhir ini gw disuruh makan cacing bernama Lumbricus Rubellus,
(jadi Fear Factor nih), katanya sih bagus supaya ga kambuh2 lagi.
Setelah geli2 sendiri ngebayangin musti makan cacing, walopun udah mati ::katanyaa:: dan udah dikeringin ::katanyaa::
akhirnya gw nyerah dan setuju aja, demiii deh demiiii….
Besoknya di meja makan udah tersedia untuk gw… sebotol cacing,
dalam bentuk capsule…..:D
Hohohoho…. kalo gitu sih…. sapa takuuuuut!!!

pinky boys

June 7th, 2006 by periwinklelover

topik ini bermula dari sebuah tanya jawab ga penting dengan seorang teman di YM, pertanyaan yang cukup menggelitik sehingga makin hari gw makin memperhatikan… dan melihat dan memandang dan terkagum-kagum…sampai akhirnya nyengir….

Pertanyaanya begini:
“Ada apa sih dengan fenomena cowo suka pake baju pink?”

well…. lets seee….
back in the good old days…. :) rata2 cowo paling anti pake baju pink, apapun yang berwarna pink lah…
“emangnya gw cowo apaan??” hehehe.
Warna standard cowo yg paling digemari adalah Black, White, Blue, Grey, Brown… and mostly earth colours. While bright colours like Red, Yellow, and Pink…. is a big No No!!! Pink itu warna cewe, dan cowo yang pake baju warna cewe itu sissy … alias bences… :D

Nah… kalau melihat-lihat fenomena yang terjadi sekarang…
**jujur tadinya gw juga kurang notice sih….**
makin banyak cowo yang suka pake baju pink, in fact… pink itu gaul,
pink itu sexy, pink itu ngga tabu buat cowo.

Coba deh lebih sering jalan2 ke mall seperti Plaza Senayan, EX, ataw Taman Anggrek, dan mulai memperhatikan dandanan cowo2 yang lewat disana, kemungkinan dalam satu hari kamu bisa nemuin setengah lusin cowo pake baju pink. Dari pink yang “normal” sampai pink yang “tidak normal” yaitu ngejreng abis kyk lampu neon. Temen gw itu bahkan mengeluh, pernah berpapasan dengan segerombol ABG cowo pake baju pink semua (yang dengan sangat bangga dikenakan). Sementara gw sendiri, selama bulan2 pengamatan ini sempat ngeliat cowo (ABG juga) pake kaos pink cerah, dan ada gambar Mickey Mouse gede warna silver di tengahnya…. wow!!!

Bagi temen gw ini, seorang cowo yg agak2 anti pake baju pink, pemandangan seperti tersebut diatas merupakan salah satu bentuk “iritasi mata”, terutama kalau yang pake, motivasinya cuma karna ikut2an trend, trus disertai tingkah tengil khas ABG sekarang…. ehehe.
Polusi Visual…!!! Gitu katanya.

“Kalau menurut loe gimana?”
Hmmm… kalau menurut gw…
“its not about what u wear, but how you wear it”.
Gw sih sama sekali ngga “anti pinky boy” :p, semua warna bisa jadi OK, tergantung siapa yg pake & gimana cara pakenya, dan tentu saja, kemana dan kapan?

Seorang wardrobe stylist pernah bilang gini
“Guys who wears pink is somewhat sexy, coz that shows that they’re secure and confident with their sexuality.”
artinya kurang lebih gini…. cowo yang bener2 cowo ga akan takut pake baju pink, karna kejantanannya ga akan berkurang ato tiba2 hilang cuma karna selembar kain. Keripik kentang akan selalu jadi keripik kentang walopun dimasukin ke dalam kemasan keripik singkong.

Dari pengamatan gw, there are some guys who indeed look sexy in pink,
ga ngerti dari sisi mananya, pokoknya ngegemesin aja kalo dia yang pake. Tapi baju yang sama belum tentu memberi efek serupa kalo dipake sama orang lain… kenapa begitu ya?? mungkin personality berperan besar dalam hal ini.

intinya… guys in pink, in some ways can be Sexy…. true.
but in some ways can be…. Eeeeeewwwwwww….!!!

Lalu.. kembali ke pertanyaan di atas….
Kenapa sekarang ada fenomena cowo suka pake warna pink???
i dunno, mungkin karna perkembangan media yg membuka batas2 pemikiran banyak orang, atau salah satu bentuk emansipasi? atau karna ada wardrobe stylist ngetop yang bilang pink itu sexy, jadi pada ikut2an pake warna pink biar dibilang sexy. Ga tau juga deh, namanya juga trend, it comes and go…. mungkin sebentar lagi ada tren cowo pake baju warna kuning?? biar mirip pisang?? hehehe…. :p

if u think you’re sexy with it, then wear it…
if u think you’re not, then don’t…
coz your body language will show what u feel about urself.

Its all in your mind…. in your mind…. * kata mbak Anggun

so… buat cowo2 disana yang suka pake baju pink…
gw cuma mo bilang… “You Go Boys!!”… pake pink tidak melanggar UU APP!!

Cheers,

Purple Gurl.